KELAS INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN : TIPS BELAJAR SISWA

Belajar merupakan kewajiban bagi setiap pelajar. Namun, terkadang mereka merasa bosan dengan model pembelajaran yang tergolong monoton. Oleh karena itu, beberapa kalangan pelajar menjadi malas dan kurang produktif untuk lebih berprestasi. Guru sangat berperan untuk meningkatkan minat belajar siswanya. Ada kalanya metode pembelajaran lebih menyesuaikan dengan kondisi siswa pada lingkungan kelas. Salah satu penerapannya yaitu menciptakan pembelajaran interaktif. Metode pembelajaran interaktif adalah teknik pembelajaran atau suatu cara yang dapat guru gunakan dalam menyampaikan materi, dengan melibatkan siswanya untuk terlibat aktif. Aktif dalam hal memberikan tanggapan terhadap materi yang guru berikan, forum ringan bersama teman kelas, dan mencari sumber referensi lain sebagai acuan belajar. Metode pembelajaran interaktif memungkinkan para pembelajar aktif melibatkan diri dalam keseluruhan proses, baik secara mental maupun secara fisik. Keaktifan siswa dalam proses pembelajaran merupakan faktor penting, kegiatan aktif ini seharusnya tidak hanya berupa keterlibatan secara fisik belaka, tetapi hal yang lebih utama adalah keterlibatan mental atau intelektual. Dengan menerapkan pembelajaran yang interaktif, membuat siswa lebih merasa senang dan tidak bosan melaksanakan kewajiban belajar dalam suatu kelas. Selain itu, juga dapat mengembangkan kemampuan berpikir. Metode pembelajaran dan juga model pembelajaran banyak yang telah berkembang. Hal tersebut diimplementasikan berdasarkan kebutuhan dari peserta didik. Pada model tersebut juga terdapat suatu model kelas interaktif. Konsep kelas interaktif ini menjadi dasar suatu pembelajaran menjadi interaktif. Konsep kelas interaktif tersebut juga memberikan fasilitas kepada peserta didik untuk dapat aktif dalam pembelajaran. Hal tersebut juga dapat digunakan untuk meningkatkan minat belajar dari peserta didik. Hal tersebut juga berlaku untuk kelas interaktif yang berfungsi dalam meningkatkan kualitas dari pembelajaran di dalam kelas. Dengan adanya kelas interaktif akan dapat membuat suatu pembelajaran akan mengarahkan peserta didik untuk dapat menjadi lebih aktif. Terdapat beberapa alasan mengapa perlu ada pengembangan pola pikir pada diri siswa, diantaranya sebagai berikut: a. Pertama, pada era digital seperti saat ini kita mengalami kemajuan teknologi dan informasi yang cukup pesat. Oleh karena itu, setiap orang mendapat tuntutan untuk dapat berpikir kreatif memanfaatkan berbagai kesempatan. Termasuk juga kemampuan dalam mencari dan menyaring informasi dari sumber yang ada, guna keperluan penunjang belajar. b. Kedua, setiap orang senantiasa berhadapan pada berbagai masalah dan ragam pilihan, sehingga memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Karena suatu masalah dapat terpecahkan dengan pemikiran seperti itu. Oleh karenanya siswa mendapat pelatihan untuk berpikir kritis terhadap pembahasan yang terajarkan dengan metode pembelajaran interaktif. c. Ketiga, kemampuan siswa memandang sesuatu hal dengan cara baru atau tidak biasa, merupakan keterampilan penting dalam memecahkan masalah. Guru dapat melatih siswanya dalam kelas dengan membentuk kelompok-kelompok kecil. Kemudian memberi contoh kasus, yang bisa siswa pecahkan dengan berunding bersama teman kelompok agar menghasilkan beragam ide. d. Keempat, kreativitas merupakan aspek penting dalam berbagai hal. Termasuk juga dalam penyelesaian masalah. Mulai dari apa masalahnya, awal mula masalah tersebut terjadi, dan bagaimana cara agar masalah tersebut dapat terpecahkan.
Empat (4) tips menjadi guru inovasi, inspirasi 1. Memahami karakter peserta didik. Melalui kelas interaksi guru dapat mengenal sifat dan karakter peserta didik dengan baik. Siswa yang kurang aktif menjadi lebih aktif melalui model kelas interaktif ini. 2. Memanfaatkan sistem pembelajaran digital. Konsep kelas interaktif ini memberi ruang dan waktu yang lebih luas kepada peserta didik untuk menggunakan media pembelajaran digital yang ada. 3. Meningkatkan kemampuan intrapersonal. Kelas interaktif juga membentuk kepribadian peserta didik secara komprehensif yakni sikap, pengetahuan dan ketrampilan. Kemampuan intrapersonal lebih menekankan tentang skill atau ketrampilan yang diperoleh siswa saat pembelajaran berlangsung. 4. Membuat media pembelajaran yang menarik. Melalui kelas interaktif guru dan siswa dapat membuat media pembelajaran yang menarik dari konten-konten yang sudah ada ataupun dapat dimodifikasi dengan ide-ide yang lebih menarik. Pentingnya kelas interaktif 1. Siswa diajak untuk berpikir kritis. Pada pembelajaran yang dapat membuat kelas menjadi interaktif, selalu membuat peserta didik untuk berpikir kreatif. Hal tersebut dikarenakan saat pembelajarna aktif, peserta didik dilatih untuk membuat beberapa pertanyaan. Selain itu peserta didik juga akan dilatih untuk melakukan sebuah pengamatan atau observasi dan juga mengemukakan pendapat. Hal tersebut merupakan cara untuk berpikir kritis. 2. Rasa ingin tahu siswa menjadi lebih meningkat Dengan adanya kelas interaktif, juga dapat memberikan peserta didik kesempatan untuk terlibat aktif pada proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan rasa ingin tahu dari peserta didik itu sendiri. Hal tersebut juga akan membuat peserta di Kelas interaktif juga berfokus pada keterlibatan peserta didik pada proses pembelajaran. Pembelajaran tersebut dapat dipahami sebagai proses belajar sambil bermain oleh peserat didik.dik dapat menunjukan rasa kaingintahuan mereka saat melakukan proses pembelajaran. Sehingga hal tersebut secara tidak langsung juga membuat rasa ingin tahu peserta didik menjadi meningkat. 3. Mengeksplorasi proses pembelajaran. Dengan adanya lingkungan yang interaktif, hal tersebut dapat membuat peserta didik dapat lebih melakukan eksplorasi belajar. Peserta didik akan lebih banyak tahu, karena hal tersebut tidak sebatas menerima hal yang diberikan oleh guru. 4. Dapat dilakukan bermain sambil belajar. Kelas interaktif juga berfokus pada keterlibatan peserta didik pada proses pembelajaran. Pembelajaran tersebut dapat dipahami sebagai proses belajar sambil bermain oleh peserat didik. 5. Pembelajaran menjadi lebih bermakna. Dengan adanya keaftifan pembelajaran, pembelajaran akan dapat dilakukan secara lebih bermakna. Hal tersebut dikarenakan peserta didik tidak hanya menerima sebuah materi tetapi juga menjadi lebih tahu banyak hal tentang pengetahuan. Karakteristik kelas interaktif 1. Adanya variasi pembelajaran 2. Keterlibatan aktif 3. Guru menjadi fasilitator yang demokratis 4. Adanya komunikasi dua arah 5. Pembelajaran yang fleksibel Manfaat kelas interaktif 1. Kelas akan lebih menarik perhatian 2. Pembelajaran menjadi lebih mudah dipahami 3. Tidak membosankan 4. Teknik pembelajaran yang beragam 5. Membangkitkan minat Tujuan kelas interaktif untuk pembelajaran 1. Mendorong peserta didik berperan aktif 2. Untuk menciptakan variasi pembelajaran 3. Menghilangkan rasa bosan 4. Memotivasi peserta didik

Post a Comment

0 Comments